INASUA: Jurnal Teknologi Hasil Perikanan
Vol 6 No 2 (2026): INASUA: Jurnal Teknologi Hasil Perikanan

EVALUASI MUTU BAHAN BAKU DAN HUBUNGAN KADAR AIR TERHADAP RENDEMEN KARAGINAN Eucheuma cottonii DI KABUPATEN NUNUKAN

Samsidar Samsidar (Politeknik Negeri Nunukan)
Abdul Rohman Nasrudin (Politeknik Negeri Nunukan)
Samuel Partogi Hasudungan Sinaga (Unknown)
Yosep Yuswanto Tri Ananda (Unknown)
Kartina Kartina (Universitas Borneo Tarakan)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2026

Abstract

Budidaya rumput laut Eucheuma cottonii di Kabupaten Nunukan berkembang pesat dan menjadi salah satu komoditas unggulan daerah. Namun, kualitas bahan baku yang belum optimal dapat memengaruhi kandungan polisakarida, khususnya karaginan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi mutu bahan baku dan menganalisis hubungan kadar air dengan rendemen karaginan E. cottonii. Parameter mutu yang dianalisis meliputi Clean Anhydrous Weed (CAW), impurities, kadar air, dan rendemen karaginan. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengacu pada SNI 2690:2015 dan SNI 8391-1:2017, sedangkan hubungan antara kadar air dan rendemen karaginan dianalisis menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar impurities pada seluruh lokasi melebihi batas maksimum 3%, sedangkan nilai CAW seluruh sampel memenuhi persyaratan minimum 50%. Kadar air sampel berkisar antara 35,42–49,24% dan belum memenuhi persyaratan mutu yang digunakan. Tingginya kadar air diduga berkaitan dengan durasi dan metode pengeringan serta kondisi penyimpanan bahan baku. Proses ektraksi menghasilkan kadar rendemen dengan nilai tertinggi diperoleh pada sampel Mansapa (24,25%), diikuti Sedadap (22,88%), Tanjung Harapan (22,78%), dan Selisun (21,68%). Berdasarkan uji korelasi, kadar air memiliki hubungan yang signifikan terhadap kandungan karaginanan sebesar 0.007 (< 0.05) dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0.993 menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan bersifat negatif, yang berarti semakin tinggi kadar air pada rumput laut, maka kandungan rendemen karaginan cenderung menurun sehingga daat mempengaruhi mutu rumput laut. Oleh karena itu, penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) pada penanganan pascapanen khususnya pengeringan menjadi skala prioritas untuk menghasilkan rumput laut yang berkualitas dan bermutu serta mengoptimalkan kadar rendemen.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jinasua

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry

Description

Jurnal Teknologi Hasil Perikanan (JTHP) is a scientific periodical published by PS. Fisheries Product Technology, Faculty of Fisheries and Marine Sciences, UNPATTI. This media will publish the latest research and literature results in the field of Fishery Product Technology, particularly those ...