Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Struktur hubungan petani sayuran di Desa Wayame Kota Ambon. 2. faktor-faktor dalam pelaksanaan kegiatan petani sayuran di Desa Wayame Kota Ambon. 3. peran aktor dalam usahatani sayuran di Desa Wayame Kota Ambon. 4. Bagaimana jaringan sosial yang di bangun antara petani di Desa Wayame Kota Ambon. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Pendekatan nominalis dalam analisis jaringan sosial dalam penelitian ini populasinya dibatasi pada analisis relasi antara petani sayuran di Desa Wayame sebanyak 50 orang. Dengan demikian, seluruh populasi petani sayuran pada lokasi penelitian tersebut dijadikan sebagai sampel, yang dilakukan secara sensus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. kegiatan usahatani sayuran di Desa Wayame di pengaruhi oleh pengalaman, hubungan, dan pertukaran informasi. 2. Jaringan sosial menunjukkan bahwa beberapa aktor (P41, P6, P24, P32, dan P46) memiliki keterhubungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan aktor lainnya (P23, P27, dan lainnya). 3. Struktur jaringan dipengaruhi oleh aktor-aktor kunci (Penyuluh, P2, P20, P41, P24, P31, dan P47) yang memiliki posisi strategis dalam jaringan sosial petani. 4. Hubungan antara sentralitas dengan sikap petani dan pedagang menunjukkan bahwa tingkat sentralitas dalam jaringan sosial berkaitan dengan sikap petani dan pedagang dalam pelaksanaan kegiatan usahatani sayur-sayuran.
Copyrights © 2026