Keterlambatan proyek konstruksi menjadi salah satu kendala yang dapat menghambat pencapaian sasaran proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, dan mitigasi risiko terhadap keterlambatan proyek pada Pembangunan Jembatan Gantung Purwasari, Kabupaten Purwakarta. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 104 responden yang berpartisipasi dalam pelaksanaan proyek. Datanya dikumpulkan melalui pembagian kuesioner dan dianalisis dengan metode SEM-PLS memakai SmartPLS 3. Hasilnya menginformasikan nilai R² sebesar 0,560 mengindikasikan bahwa model penelitian dapat menjelaskan 56,0% variasi keterlambatan proyek. Hasil pengujian hipotesis memperlihatkan bahwa identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, dan mitigasi risiko memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap keterlambatan proyek dengan nilai p < 0,05. Di antara variabel tersebut, mitigasi risiko menunjukkan pengaruh yang paling kuat dalam mengurangi keterlambatan proyek. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko secara sistematis dan efektif merupakan aspek penting dalam mengendalikan serta meminimalkan potensi keterlambatan pada proyek konstruksi.
Copyrights © 2026