Strategi komunikasi dakwah Islam berbasis kearifan lokal merupakan pendekatan penting dalam membangun moderasi beragama dan inklusivitas sosial di tengah masyarakat Indonesia yang multikultural. Artikel ini bertujuan menganalisis strategi, praktik, peran, serta tantangan dakwah berbasis kearifan lokal dalam memperkuat kehidupan beragama yang moderat dan harmonis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis buku, jurnal, dan sumber ilmiah yang relevan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif-interpretatif untuk memperoleh pemahaman komprehensif mengenai keterkaitan dakwah, budaya lokal, dan kehidupan sosial masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah berbasis kearifan lokal melalui pendekatan dialogis, adaptif, persuasif, dan inklusif mampu meningkatkan penerimaan pesan keagamaan, memperkuat toleransi, serta menjaga harmoni sosial. Namun, tantangan seperti resistensi budaya, globalisasi, dan keterbatasan kompetensi dai masih memerlukan penguatan strategi komunikasi kontekstual. Disimpulkan bahwa integrasi dakwah dengan kearifan lokal menjadi kunci dalam membangun moderasi beragama dan inklusivitas sosial di Indonesia.
Copyrights © 2026