Masalah gizi pada anak usia sekolah masih menjadi perhatian karena dapat memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan kemampuan kognitif anak. Salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut adalah melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keberhasilan program tidak hanya bergantung pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga pada dukungan orang tua dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dukungan orang tua dan pemenuhan gizi seimbang pada siswa sekolah dasar di sekolah penerima dan non-penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan komparatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan disproportionate stratified random sampling dengan jumlah responden 120 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan orang tua dan pemenuhan gizi seimbang. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada dukungan orang tua antara sekolah penerima dan non-penerima MBG (p=0,051). Demikian pula, tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada pemenuhan gizi seimbang (p=0,078). Secara deskriptif, sekolah non-penerima MBG memiliki nilai rata-rata dukungan orang tua dan pemenuhan gizi seimbang yang lebih tinggi. Disimpulkan bahwa tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dalam dukungan orang tua maupun pemenuhan gizi seimbang antara siswa sekolah penerima dan non-penerima program MBG.
Copyrights © 2026