Literasi Al-Qur’an pada anak memerlukan pendekatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada membaca dan menghafal, tetapi juga mampu mendorong partisipasi, motivasi, dan interaksi sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi Al-Qur’an dan motivasi belajar anak melalui pendekatan pendidikan masyarakat partisipatif yang memadukan pembelajaran terbimbing, permainan edukatif interaktif, kegiatan kelompok, dan pendampingan individual. Kegiatan dilaksanakan pada Juni–Juli 2026 di TPQ Al-Iman, Dukuh Kemit, Desa Pepe, Kabupaten Klaten, dengan melibatkan 40 anak usia dini hingga sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan terdiri atas identifikasi awal dan koordinasi, penguatan literasi Al-Qur’an, permainan edukatif, pendampingan individual, dan evaluasi partisipatif melalui observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya pergeseran dari pembelajaran yang cenderung berorientasi pada membaca dan menghafal menuju pembelajaran yang lebih aktif dan kolaboratif. Anak-anak menunjukkan keterlibatan yang lebih besar dalam praktik membaca, hafalan, tanya jawab, instruksi terbimbing, permainan kelompok, serta interaksi dengan fasilitator dan teman sebaya. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi permainan dan pendampingan individual dapat menjadi strategi pendukung dalam menciptakan pengalaman belajar Al-Qur’an yang lebih partisipatif dan menyenangkan.
Copyrights © 2026