Peningkatan jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia menuntut adanya upaya yang mampu menjaga kesehatan, meningkatkan partisipasi sosial, dan mempertahankan kualitas hidup lansia. Permasalahan yang dihadapi meliputi penurunan fungsi fisik, meningkatnya risiko penyakit degeneratif, serta berkurangnya interaksi sosial yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui Program Sekolah Lansia berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesejahteraan lansia di Dukuh Jetis, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan diisi dengan senam lansia, permainan interaktif, dan karaoke bersama, sedangkan evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap tingkat partisipasi, interaksi sosial, dan respons peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias, terjadi peningkatan komunikasi dan keakraban antarlansia, serta muncul respons positif terhadap kegiatan rekreatif yang memberikan suasana belajar yang menyenangkan. Program ini juga berkontribusi terhadap kebugaran fisik, kesejahteraan psikososial, serta penerapan konsep Active Ageing melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, PLKB, dan kader Sekolah Lansia.
Copyrights © 2026