Hasil belajar matematika murid masih tergolong kurang, salah satunya disebabkan oleh pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru sehingga murid kurang aktif dalam proses pembelajaran. Hal ini tercermin dari rendahnya rata-rata pretest dan kesulitan murid dalam menafsirkan hubungan antarvariabel pada materi statistika. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang dapat mendorong keaktifan dan keterlibatan serta membangun pemahaman yang mendalam bagi murid, salah satunya melalui pembelajaran mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar murid kelas XI SMA Negeri 11 samarinda setelah penerapan pembelajaran mendalam pada materi statistika. Penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan model One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh murid kelas XI SMA Negeri 11 Samarinda tahun ajaran 2025/2026 yang terbagi atas 7 kelas dengan satu kelas sampel penelitian, yaitu 30 murid kelas XI F. Instrumen penelitian ini adalah tes berbentuk uraian yang terdiri atas 6 butir soal materi statistika. Penelitian ini dilakukan sebanyak 3 pertemuan dengan pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan rata rata nilai posttest murid sebesar 60,50 lebih tinggi dari rata rata pretest murid, yaitu sebesar 19,13. Hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa nilai signifikansi statistik sebesar 0,000, sehingga H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah penerapan pembelajaran mendalam. Kata Kunci: hasil belajar; pembelajaran mendalam; statistika
Copyrights © 2026