Tujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi kinerja finansial Badan Keuangan Daerah Kabupaten Langkat selama periode 2020 hingga 2025, dengan menggunakan indikator efektivitas, efisiensi, kemandirian, dan pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) sebagai ukuran penilaian. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Kabupaten Langkat. Teknik analisis dilakukan melalui perhitungan setiap rasio keuangan daerah yang kemudian diinterpretasikan sesuai dengan kriteria penilaiannya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa rata-rata indikator efektivitas mencapai 99,92%, yang menunjukkan bahwa kinerja keuangan tergolong cukup efektif. Rata-rata koefisien efisiensi sebesar 12,71% menandakan manajemen keuangan daerah dilakukan dengan sangat efisien. Di sisi lain, rasio kemandirian hanya sebesar 10,66%, sehingga menunjukkan bahwa kemampuan daerah dalam membiayai kebutuhannya sendiri masih tergolong rendah dan masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Rata-rata pertumbuhan pendapatan asli daerah (PAD) adalah 7,67%, meskipun angka tersebut mengalami fluktuasi setiap tahunnya. Secara keseluruhan, kinerja keuangan Kabupaten Langkat sudah cukup baik dalam hal efektivitas dan efisiensi, tetapi masih memerlukan peningkatan lebih lanjut terkait kemandirian dan stabilitas pertumbuhan pendapatan daerah (PAD).
Copyrights © 2026