Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang dapat menimbulkan neuropati perifer. Studi kasus ini menggambarkan implementasi senam kaki diabetik untuk menurunkan risiko neuropati. Desain yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan pada Ny. O, perempuan berusia 70 tahun, di Ruang Dahlia BLUD RSU Kota Banjar. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan glukosa darah, dan dokumentasi. Intervensi dilakukan satu kali sehari selama tiga hari, masing-masing 15 menit, dan dievaluasi menggunakan SOAPIER. Keluhan kebas dan mati rasa menurun; sensasi tumpul mulai dirasakan; akral menjadi hangat; nadi dorsalis pedis teraba kuat; warna pucat menurun; dan turgor membaik. Kadar glukosa berubah dari GDS 185 mg/dL menjadi GDP 99 dan 95 mg/dL, tetapi perubahan ini tidak dapat diatribusikan hanya pada senam kaki karena jenis pemeriksaan berbeda dan terapi medis tetap diberikan. Senam kaki diabetik dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan mandiri untuk mendukung fungsi neurovaskuler perifer pada pasien diabetes mellitus.
Copyrights © 2026