Fenomena underpricing masih sering terjadi pada perusahaan yang melakukan (IPO) di Bursa Efek Indonesia sehingga menyebabkan perusahaan belum memperoleh dana secara optimal dari penawaran saham perdana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan pra-IPO dan profitabilitas pra-IPO terhadap tingkat underpricing serta menguji peran reputasi underwriter sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausal asosiatif. Data penelitian bersumber dari data sekunder yang dikumpulkan melalui publikasi resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), prospektus perusahaan, serta laporan keuangan perusahaan yang melakukan (IPO) selama periode 2021–2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan Moderated Regression Analysis (MRA). Model regresi memiliki nilai Adjusted R² sebesar 0,197 yang menunjukkan ukuran perusahaan dan profitabilitas mampu menjelaskan 19,7% variasi tingkat underpricing, sedangkan 80,3% lainnya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian menunjukkan ukuran perusahaan pra-IPO dan profitabilitas pra-IPO berpengaruh terhadap tingkat underpricing. Sedangkan reputasi underwriter tidak mampu memoderasi pengaruh ukuran perusahaan maupun profitabilitas terhadap tingkat underpricing. Secara teoretis hasil tersebut menunjukkan reputasi underwriter belum cukup kuat mengubah hubungan antara karakteristik fundamental perusahaan dan underpricing karena keputusan investor dalam menilai saham perdana lebih dipengaruhi oleh informasi yang melekat pada kondisi dan kinerja perusahaan
Copyrights © 2026