Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui keterkaitan pengungkapan SDGs, green accounting, dan environmental cost terhadap kinerja keuangan perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022-2025. Dalam penelitian ini kinerja keuangan diproksikan menggunakan return on asset (ROA). Perusahaan pertambangan pada sektor energi dan sektor bahan baku yang berfokus pada sub-sektor mining and metals yang terdaftar di BEI periode 2022-2025 dengan total 123 perusahaan menjadi cakupan populasi dalam penelitian. Sampel penelitian ini sebanyak 64 ditentukan secara purposif sesuai kriteria. Menggunakan analisis regresi linier berganda pada data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, laporan keberlanjutan, dan laporan tahunan yang diakses melalui laman resmi BEI dan perusahaan. Hasil pengujian model menunjukkan nilai Adjusted R Square sebesar 0,491, yang berarti pengungkapan SDGs, green accounting, dan environmental cost mampu menjelaskan 49,1% variasi kinerja keuangan perusahaan dan model regresi sudah tepat dengan diperolehnya nilai signifikansi 0,000. Penelitian ini menemukan pengungkapan SDGs dan green accounting secara signifikan berkontribusi pada meningkatkannya kinerja keuangan. Hanya environmental cost yang tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Penelitian ini memperkaya literatur mengenai kinerja keuangan hubungannya dengan lingkungan
Copyrights © 2026