Penelitian ini menganalisis pengaruh kebijakan dividen, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan utang pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman berpertumbuhan tinggi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2025. Kebijakan utang diproksikan dengan debt to equity ratio (DER), yang menggambarkan proporsi utang terhadap ekuitas dalam pembiayaan perusahaan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif kausal, dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan. Melalui purposive sampling, diperoleh 22 perusahaan sebagai sampel sehingga total observasi selama lima tahun berjumlah 110 data, yang selanjutnya dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan dividen dan profitabilitas masing-masing berpengaruh signifikan, dengan arah positif untuk kebijakan dividen dan negatif untuk profitabilitas, terhadap kebijakan utang, sementara ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keputusan pendanaan internal melalui pembagian dividen dan kemampuan menghasilkan laba lebih menentukan kebijakan utang dibandingkan skala perusahaan. Penelitian ini memperkaya literatur struktur modal pada konteks perusahaan berpertumbuhan tinggi di pasar berkembang.
Copyrights © 2026