Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor yang berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Banyak pelaku UMKM yang belum menerapkan maupun memahami Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) secara optimal. Penelitian bertujuan menguji pengaruh tingkat penerapan SAK EMKM dan pemahaman SAK EMKM pelaku UMKM terhadap kinerja keuangan UMKM sektor kuliner di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner 51 pelaku UMKM berdasarkan teknik purposive sampling. Analisis data regresi linear berganda. Tingkat penerapan SAK EMKM berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan. Di sisi lain, pemahaman SAK EMKM tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Tingkat penerapan SAK EMKM secara konsisten dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta kinerja usaha, sedangkan pemahaman terhadap SAK EMKM yang tidak disertai dengan implementasi belum memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja keuangan
Copyrights © 2026