Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM kuliner di Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini dilatarbelakangi pengelolaan keuangan yang belum optimal, yang ditunjukkan melalui pencatatan keuangan yang belum sistematis, kurangnya pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta rendahnya pemanfaatan layanan keuangan formal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 51 pelaku usaha yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan dengan nilai signifikansi 0,980, sedangkan inklusi keuangan berpengaruh terhadap kinerja keuangan dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square 0,576 menunjukkan bahwa literasi keuangan dan inklusi keuangan mampu menjelaskan 57,6% variasi kinerja keuangan UMKM. Dalam perspektif Resource-Based View, pemanfaatan sumber daya keuangan secara optimal dapat mendukung peningkatan kinerja usaha. Hasil penelitian dapat menjadi masukan bagi Dinas Koperasi dan UMKM dalam memperkuat pendampingan pengelolaan keuangan serta akses terhadap layanan keuangan formal bagi UMKM kuliner di Kecamatan Trawas.
Copyrights © 2026