Sari Pediatri
Vol 28, No 2 (2026)

Defisiensi Vitamin D sebagai Faktor Risiko Sepsis Neonatorum Awitan Dini pada Neonatus Cukup Bulan di Manado: Studi Kasus-Kontrol

Claresta Claresta (Departemen Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi / RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, Indonesia)
Jeanette Manoppo (Departemen Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi / RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, Indonesia)
Johnny Lambert Rompis (Departemen Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi / RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

Latar belakang. Sepsis neonatorum awitan dini (SNAD) masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatus di negara berkembang. Defisiensi vitamin D diduga meningkatkan kerentanan terhadap infeksi berat, namun penelitian terkait di Indonesia masih terbatas.Tujuan. Menilai hubungan kadar vitamin D serum dengan kejadian dan luaran SNAD pada neonatus cukup bulan.Metode. Studi kasus-kontrol di NICU RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado (Agustus 2024–Januari 2025) melibatkan 41 neonatus cukup bulan usia 0–3 hari (21 SNAD, 20 kontrol). Kadar vitamin D diukur dengan ELISA. Analisis menggunakan uji t, chi-kuadrat, dan regresi logistik multivariat (konvensional dan Bayesian MCMC).Hasil. Rerata kadar vitamin D lebih rendah pada kelompok SNAD dibandingkan kontrol (16,0±6,0 vs 27,3±6,5 ng/mL; p<0,001). Defisiensi vitamin D (<20 ng/mL) ditemukan pada 81% kasus. Regresi logistik menunjukkan setiap kenaikan 1 ng/mL vitamin D menurunkan odds SNAD sebesar 26% (aOR 0,74; IK95% 0,56–0,98; p=0,034), dikonfirmasi MCMC (aOR 0,85; IK95% 0,83–0,86; p=0,016). Defisiensi vitamin D meningkatkan risiko SNAD secara bermakna. Tidak ditemukan hubungan dengan mortalitas (p=0,074).Kesimpulan. Kadar vitamin D rendah berhubungan dengan peningkatan kejadian SNAD, namun tidak dengan mortalitas. Penelitian prospektif dengan sampel lebih besar dan pengendalian faktor perancu diperlukan untuk mengonfirmasi hubungan ini.

Copyrights © 2026