Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia
Vol 6, No 2 (2026): Ritornera: Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia - Agustus 2026 (This Edition is S

Strategi Pengajaran Alkitab di Gereja Lokal dalam Memperkuat Ketahanan Jemaat terhadap Ajaran Sesat

Fredrik Eddie Dandel (Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia Jakarta)
Olof Yonas Ansaka (Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia)
David Samuel Dandel (Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

The development of information and communication technology has created broad opportunities for the dissemination of the Gospel, while simultaneously providing avenues for the spread of heretical teachings. Heretical teachings are increasingly difficult to identify because they are often presented in logical, contextual, and relevant forms, while inadequate biblical understanding makes church members vulnerable to deception. This study aims to analyze the dangers of heretical teachings to the faith of church members, examine the importance of strengthening the foundation of truth, and explore biblical teaching strategies that can be implemented by local churches to build the resilience of believers’ faith. This study employs a qualitative-descriptive approach using a literature review method. The findings indicate that heretical teachings pose a serious threat to the Christian faith; therefore, the truth of Scripture needs to be strengthened through complementary biblical teaching strategies, namely systematic doctrinal teaching, expository preaching, apologetics, and contextual and applicative approaches. The novelty of this study lies in the integration of these four strategies within the context of the local church as a discipleship approach that not only strengthens doctrinal understanding and biblical literacy but also develops critical thinking and the practical application of faith in daily life. The study concludes that the spread of heretical teachings constitutes a serious threat that damages believers’ faith, causes confusion and division, and weakens the life and witness of the church; strengthening biblical truth through continuous theological formation is more strategic than repressive and coercive approaches in forming believers who are steadfast and able to distinguish truth from error; and local churches need to implement comprehensive biblical teaching through systematic doctrinal teaching, expository preaching, apologetics, and contextual and applicative approaches to produce believers who are firmly grounded in faith, critical of deceptive teachings, and capable of living out the truth of God’s Word in their daily lives.AbstrakPerkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membuka ruang yang luas bagi penyebaran Injil sekaligus bagi berkembangnya ajaran sesat. Ajaran sesat semakin sulit dikenali karena kerap dikemas secara logis, kontekstual, dan relevan, sementara lemahnya pemahaman Alkitab membuat jemaat rentan terhadap penyesatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bahaya ajaran sesat terhadap iman jemaat, pentingnya penguatan dasar kebenaran, serta mengeksplorasi strategi pengajaran Alkitab yang dapat diterapkan gereja lokal untuk membangun ketahanan iman jemaat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ajaran sesat merupakan ancaman serius bagi iman Kristen, sehingga diperlukan penguatan kebenaran Alkitab melalui strategi pengajaran Alkitab secara dogmatika, khotbah ekspositori, apologetika, serta pendekatan kontekstual dan aplikatif yang saling melengkapi dalam membangun ketahanan iman jemaat. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi keempat strategi tersebut dalam konteks gereja lokal sebagai suatu pendekatan pembinaan yang tidak hanya memperkuat pemahaman doktrinal dan literasi Alkitab, tetapi juga membentuk kemampuan kritis serta penerapan iman dalam kehidupan nyata. Hasil penelitian disimpulkan bahwa: penyebaran ajaran sesat merupakan ancaman serius yang merusak iman jemaat, menimbulkan kebingungan dan perpecahan, serta melemahkan kehidupan dan kesaksian gereja; penguatan kebenaran Alkitab melalui pembinaan teologis yang berkelanjutan lebih strategis daripada pendekatan represif dan koersif dalam membentuk jemaat yang teguh dan mampu membedakan kebenaran dari kesesatan; gereja lokal perlu menerapkan pengajaran Alkitab yang komprehensif melalui dogmatika, khotbah ekspositori, apologetika, serta pendekatan kontekstual dan aplikatif untuk menghasilkan jemaat yang kokoh dalam iman, kritis terhadap penyesatan, dan mampu menghidupi kebenaran Firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JPI

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia merupakan wadah untuk memublikasi hasil penelitian ilmiah para dosen / peneliti pada bidang Teologi. Fokus dan Scope pada Ritornera - Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia adalah: Sejarah pada Teologi Kajian Teologi Pentakosta Tokoh gereja Liturgi Musik ...