Penelitian ini bertujuan untuk mengendalikan kualitas flange pipa oil and gas pada Departement Flange di PT. McDermott Indonesia menggunakan metode Seven Tools. Permasalahan utama yang dihadapi adalah tingginya tingkat kecacatan seperti corrosion, flange face tergores, dan gasket rusak yang menyebabkan rework, peningkatan biaya produksi, serta potensi keterlambatan proyek. Data penelitian diperoleh selama periode Agustus–Desember 2025 melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan check sheet, diagram Pareto, peta kendali p (p-chart), dan fishbone diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecacatan berdasarkan panjang cacat mencapai 4,52%, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 2,5%. Diagram Pareto menunjukkan bahwa corrosion merupakan jenis cacat dominan dengan persentase 46,32%. Berdasarkan analisis peta kendali, proses masih berada dalam batas kendali statistik, namun memerlukan perbaikan berkelanjutan. Faktor penyebab utama berasal dari aspek manusia, metode, mesin, material, lingkungan, dan pengukuran. Rekomendasi perbaikan meliputi standarisasi SOP, pengendalian kelembaban gudang, penggunaan flange protector, kalibrasi alat, serta peningkatan kompetensi operator.
Copyrights © 2026