Persediaan bahan baku merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran proses produksi pada perusahaan manufaktur. Pengendalian persediaan yang tidak optimal dapat menyebabkan terjadinya kelebihan maupun kekurangan persediaan yang berdampak pada meningkatnya biaya inventori dan terganggunya proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ukuran lot pemesanan dan periode pemesanan ulang (plan order release) yang optimal menggunakan metode Algoritma Wagner-Within. Metode ini digunakan karena mampu memberikan solusi optimal pada permasalahan dynamic lot sizing dengan mempertimbangkan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan.Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data, diperoleh kebijakan pemesanan optimal yaitu pemesanan sebesar 1.280 liter pada periode 0 untuk memenuhi kebutuhan periode 1 dan 2, pemesanan sebesar 1.304 liter pada periode 2 untuk memenuhi kebutuhan periode 3 dan 4, serta pemesanan sebesar 1.296 liter pada periode 4 untuk memenuhi kebutuhan periode 5 dan 6. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai biaya total minimum (fn minimum) yang diperoleh sebesar Rp28.699.000 pada kombinasi pemesanan O56+f4.Dengan demikian, penerapan metode Algoritma Wagner-Within dinilai mampu menghasilkan kebijakan pengendalian persediaan yang lebih optimal dan efisien dalam meminimalkan total biaya persediaan bahan baku pada perusahaan
Copyrights © 2026