Distribusi spare parts PT XYZ masih tersentralisasi dari Part Center (PC) Karawang Barat, sehingga menimbulkan jarak pengiriman panjang dan variasi delivery time pada area wilayah yang menjadi fokus perusahaan. Penelitian ini bertujuan menentukan lokasi optimal sub-warehouse (SWH) untuk mendukung pembentukan wilayah operasional dan penurunan delivery time. Penelitian ini menggunakan pendekatan Facility Location Problem (FLP) dengan mengintegrasikan HDBSCAN dan P-Median. HDBSCAN digunakan untuk mengelompokkan pelanggan berdasarkan kedekatan spasial pelanggan, sedangkan P-Median digunakan untuk memilih lokasi SWH pada setiap klaster dengan mempertimbangkan jarak pelanggan dan volume permintaan sebagai bobot. Analisis sensitivitas dilakukan menggunakan skenario perubahan permintaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HDBSCAN membentuk tiga klaster final setelah alokasi noise/outlier. P-Median memilih Kota Pekanbaru, Kota Balikpapan, dan Kota Surabaya sebagai lokasi SWH. Usulan jaringan menurunkan rata-rata jarak pengiriman dari 1.044,29 km menjadi 451,35 km dan delivery time dari 10 hari menjadi 2 hari (80%), sehingga mendukung strategi perusahaan dalam menurunkan delivery time sebesar 40%.
Copyrights © 2026