Penelitian ini bertujuan merancang Model Efisiensi Produksi Berkelanjutan (MEPB) melalui integrasi Lean dan Sustainable Manufacturing pada UMKM batu bata merah. Metode kuantitatif deskriptif diterapkan untuk mengevaluasi data operasional mesin pencetak utama menggunakan pendekatan Six Big Losses dan parameter eko-efisiensi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerugian terbesar didominasi oleh Equipment Failure sebesar 42,1% (103 jam) dan Idling Losses sebesar 30,3% (74 jam). Secara ekologis, inefisiensi ini menyebabkan pemborosan material tanah liat sebesar 10,46 Ton akibat 5.810 unit produk cacat, serta pemborosan energi listrik sebesar 1.327,5 kWh yang melepaskan emisi karbon sia-sia sebanyak 1.164,22 kg CO₂. Sebagai langkah mitigasi, model MEPB merumuskan lima pilar perbaikan sirkular (pemeliharaan preventif, SOP, pengendalian kualitas, pengembangan operator, dan sirkularitas bahan baku) guna meningkatkan produktivitas sekaligus mewujudkan green competitiveness industri.
Copyrights © 2026