Pusat data menghadapi tantangan ganda: biaya operasional yang terus meningkat dan dampak lingkungan yang signifikan akibat konsumsi energi yang tinggi. Situasi ini menuntut adanya solusi infrastruktur TI yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran virtualisasi server sebagai strategi utama Green IT untuk mengatasi permasalahan tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif, dengan mensintesis temuan dari studi kasus dan artikel ilmiah sebelumnya mengenai implementasi virtualisasi. Analisis berfokus pada dua manfaat utama: pengurangan biaya operasional dan konsumsi daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa virtualisasi server memungkinkan dilakukannya konsolidasi server, yang secara drastis mengurangi kebutuhan perangkat keras fisik. Konsekuensinya, hal ini menghasilkan penghematan biaya operasional yang signifikan, meliputi pengadaan perangkat keras, pemeliharaan, dan ruang fisik. Lebih lanjut, jejak perangkat keras yang lebih kecil secara langsung menurunkan konsumsi daya listrik, baik dari server itu sendiri maupun dari sistem pendingin pendukungnya. Studi ini menyimpulkan bahwa virtualisasi server adalah solusi yang terbukti efektif untuk menciptakan infrastruktur TI yang lebih hemat biaya dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026