Pergeseran global menuju kerja jarak jauh, yang dipercepat oleh pandemi COVID-19 , memiliki pengaruh yang signifikan terhadap lingkungan. Penelitian ini mengkaji peran penting Cloud computing dalam memungkinkan kebijakan kerja jarak jauh dan menganalisis bagaimana sinergi ini berfungsi sebagai strategi Green IT yang efektif. Dengan menggunakan metodologi studi literatur kualitatif, penelitian ini mensintesis data dari jurnal akademik, laporan industri, dan studi keingintahuan. Analisis difokuskan pada tiga manfaat utama bagi lingkungan: pengurangan emisi karbon dari perjalanan komuter harian, penurunan konsumsi energi di gedung perkantoran, dan dematerialisasi proses kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform berbasis cloud menyediakan infrastruktur digital esensial yang memungkinkan kolaborasi dan akses data dari berbagai lokasi, yang merupakan fondasi dari kerja jarak jauh yang produktif. Sinergi ini secara langsung mendukung tujuan Green IT dengan menelusuri jejak lingkungan yang terkait dengan operasional kantor tradisional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Cloud computing bukan hanya fasilitator teknologi, melainkan pilar strategi untuk mengimplementasikan kerja jarak jauh sebagai inisiatif Green IT yang layak dan berdampak.
Copyrights © 2026