Daerah Watublapi terletak di Desa Kajowair, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Salah satu kebudayaan yang ada di daerah Watublapi yaitu proses penjemputan tamu yang di dalam nya terdapat religi dan sistem kemasyarakatan. Proses penjemputan tamu merupakan suatu bentuk penghormatan pada tamu yang datang ke daerah tersebut. Proses penerimaan tamu di lakukan, ketika ada tamu dari luar daerah yang berkunjung ke daerah Watublapi. Proses penjemputan tamu, selalu diawali dengan ritual adat Huler Wair. Huler wair merupakan ritual pemberkatan kepada setiap acara adat penjemputan. Setelah dilakukan proses Huler Wair, para tamu dipersilahkan masuk ke wilayah Watublapi dengan diringi musik gong waning dan tarian Soka Papak. Tujuan dari penelitian ini untuk Mengetahui peran musik Gong Waning dalam adat penjemputan tamu di Watublapi secara detail, serta pada acara-acara lain dalam kehidupan masyarakat Watublapi dan Mendeskripsikan pola permainan musik Gong Waning dalam adat penjemputan tamu di Watublapi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Kualitatif dengan pendekatan etnomusikokogis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, Studi pustaka. Musik Gong Waning adalah jenis musik ensambel yang terdiri dari tiga instrument musik yaitu Gong, Waning, dan Saur. Instrumen ini dimainkan dengan cara ditabuh atau dipukul. Gong Waning memiliki kedudukan atau posisi yang penting dalam setiap ritual dan upacara adat di Watublapi, terutama Musik Gong Waning dijadikan sebagai media yang digunakan masyarakat Watublapi untuk menghormati tamu yang datang.
Copyrights © 2026