Latar belakang: Menyusui pada ibu post sectio caesarea sering terhambat oleh nyeri pascaoperasi yang memengaruhi keberhasilan pemberian ASI. Jumlah bayi yang mendapatkan ASI eksklusif pada tahun 2025 sebesar 72,13% atau belum mencapai target nasional sebesar 75%. Dukungan suami berperan penting dalam meningkatkan breastfeeding self efficacy dan keberhasilan menyusui. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan dukungan suami dengan breastfeeding self efficacy ibu post sectio caesarea di RSUD Kraton Pekalongan. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif. Desain penelitian adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu nifas post SC KF1 dan suami sah dari ibu nifas post SC KF 1 pada bulan Mei 2026 sebanyak 42 orang. Teknik sampling menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian kuesioner dukungan suami dan Breastfeeding Self Efficacy Scale. Analisis data menggunakan korelasi spearman rank. Hasil: Sebagian besar (76,2%) responden kurang mendapatkan dukungan suami dan sebagian besar (69%) responden mempunyai Breastfeeding Self Efficacy yang sedang. Ada hubungan dukungan suami dengan breastfeeding self efficacy ibu post sectio caesarea di RSUD Kraton Pekalongan. Kesimpulan: Dukungan suami berhubungan dengan breastfeeding self efficacy ibu post sectio caesarea.
Copyrights © 2026