Program Publish Baby merupakan bagian dari strategi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang bertujuan untuk melibatkan fasilitas kesehatan dalam meningkatkan kepemilikan akta kelahiran, khususnya bagi bayi yang baru lahir. Namun, pelaksanaan program Publish Baby menghadapi sejumlah hambatan yaitu dari segi teknologi informasi (IT) seperti aplikasi error atau bug dan juga masalah sinyal. Kemudian, dari segi kelengkapan administrasi yaitu ketidaklengkapan dokumen dan ketidaksesuaian status dokumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Program Publish Baby serta mengetahui hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan alat analisis NVivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi keandalan (reliability) memiliki pengaruh yang cukup besar dalam kualitas layanan elektronik publish baby. Faktor utama yang menjadi hambatan adalah ketidaklengkapan dokumen persyaratan karena perbedaan nama orang tua di surat nikah dengan KTP. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian merekomendasikan optimalisasi upaya para pelaksana program khususnya admin publish baby dalam menjalankan program secara efektif. Selain itu, bagi masyarakat diperlukan sosialisasi mengenai pentingnya dokumen kependudukan dan langkah-langkah membuat akta kelahiran melalui publish baby.
Copyrights © 2026