Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi klub Premier League Inggris musim 2023/2024 menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 20 klub Premier League sebagai Decision Making Unit (DMU). Model DEA yang diterapkan adalah Variable Returns to Scale (VRS) berorientasi output, dengan variabel input berupa wage costs dan amortisation, serta variabel output berupa total revenue dan poin liga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 7 klub (35%) mencapai efisiensi teknis penuh, sedangkan klub lainnya masih memiliki peluang untuk meningkatkan efisiensi melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa besarnya pengeluaran untuk gaji dan transfer pemain tidak secara otomatis menghasilkan efisiensi yang tinggi. Efisiensi lebih ditentukan oleh kemampuan klub dalam mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan pendapatan serta meningkatkan performa kompetitif di liga. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi manajemen klub dalam merumuskan strategi pengelolaan keuangan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025