Latar Belakang: Prevalensi low back pain (LBP) pada ibu hamil mencapai 50–80%, menjadikannya salah satu masalah kesehatan yang signifikan karena berpengaruh terhadap kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari. Diindonesia 20% ibu hamil mengalami low back pain dengan tingkat nyeri ringan, 50% nyeri sedang, dan 30% nyeri berat. Dampak apabila LBP tidak segera diatasi hingga masa postpartum. Prenatal yoga merupakan salah satu metode non-farmakologis yang direkomendasikan untuk mengatasi keluhan muskuloskeletal pada ibu hamil, termasuk LBP. Tujuan penelitian ini yaitu diketahui pengaruh prenatal yoga dalam mengurangi low back pain pada ibu hamil trimester II dan trimester III.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. rancangan menggunakan quasy eksperimental, yaitu dengan pendekatan pre-post test control grup design. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari ibu hamil yang berada pada trimester II dan III dan terdaftar sebagai sasaran pada bulan maret di Puskesmas Way Kandis, dengan jumlah sampel sebanyak 32 orang, menggunakan teknik sampling purposive sampling. Uji stastistik menggunakan uji Uji T Independen.Hasil: Rata-rata skala nyeri low back pain pada kelompok intervensi pretest 50,63 yaitu skala nyeri sedang dengan standar defiasi 11,236 yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki skor nyeri yang mendekati rata-rata, dan pada nilai posttest 35,6 yaitu skala nyeri ringan dengan standar defiasi 8,921. Sedangkan rata-rata skala nyeri low back pain pada kelompok kontrol pretest 52,50 yaitu skala nyeri sedang dengan standar defiasi 10 dan posttest 51,25 yaitu skala nyeri sedang dengan standar defiasi 9,574. Hasil uji statistik diperoleh p-value= 0,000 (p-value α (0,05).Kesimpulan: Adanya pengaruh prenatal yoga terhadap low back pain pada ibu hamil trimester II dan trimester III di Puskesmas Way Kandis Tahun 2025.Saran: Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar dapat meningkatkan pengetahuan tentang manfaat prenatal yoga dalam mengurangi low back pain pada kehamilan. Kata Kunci : low back pain , nyeri, prenatal yoga ABSTRACT Background: The prevalence of low back pain (LBP) in pregnant women reaches 50–80%, making it a significant health problem as it affects quality of life and daily activities. In Indonesia, 20% of pregnant women experience mild LBP, 50% moderate LBP, and 30% severe LBP. If left untreated, LBP can persist into the postpartum period. Prenatal yoga is one of the recommended non-pharmacological methods to address musculoskeletal complaints in pregnant women, including LBP. The purpose of this study is to determine the effect of prenatal yoga in reducing low back pain among pregnant women in the second and third trimesters.Methods: This study used a quantitative method with a quasi-experimental design, employing a pre-post test control group approach. The population consisted of pregnant women in their second and third trimesters who were registered as participants in March at Way Kandis Primary Health Care. A total sample of 32 respondents was selected using purposive sampling. Statistical analysis was conducted using the independent t-test.Results: The mean low back pain score in the intervention group at pretest was 50.63 (moderate pain) with a standard deviation of 11.236, indicating that most participants had pain scores close to the mean. At posttest, the mean score decreased to 35.6 (mild pain) with a standard deviation of 8.921. In the control group, the mean pretest score was 52.50 (moderate pain) with a standard deviation of 10, and the posttest mean score was 51.25 (moderate pain) with a standard deviation of 9.574. The statistical analysis showed p-value = 0.000, (p α = 0.05).Conclusion: There is a significant effect of prenatal yoga on reducing low back pain in second and third trimester pregnant women at Way Kandis Primary Health Care in 2025.Suggestions: It is recommended that healthcare workers increase awareness and provide education about the benefits of prenatal yoga in reducing low back pain during pregnancy. Keywords: : low back pain, pain, prenatal yoga
Copyrights © 2026