Latar Belakang: Kista ovarium merupakan salah satu kondisi ginekologi yang dapat menimbulkan nyeri dengan intensitas yang bervariasi. Nyeri yang dialami pasien dapat memengaruhi kondisi fisik, psikologis, aktivitas sehari-hari, serta kualitas hidup pasien. Penatalaksanaan nyeri tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi dapat dikombinasikan dengan terapi nonfarmakologis. Salah satu teknik relaksasi yang dapat digunakan adalah relaksasi Benson. Teknik ini mengombinasikan relaksasi pernapasan dengan pemusatan perhatian sehingga dapat membantu menurunkan ketegangan dan persepsi nyeri.Tujuan: Mengetahui pengaruh relaksasi Benson terhadap penurunan skala nyeri pada pasien kista ovarium di RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur.Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dengan rentang skala nyeri 0–10. Intervensi relaksasi Benson diberikan selama 15 menit. Pengukuran skala nyeri dilakukan sebelum dan setelah pemberian intervensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Paired Sample t-Test dengan bantuan program SPSS.Hasil: Sebagian besar responden berusia 21–34 tahun, yaitu sebanyak 20 responden (66,7%), dan sebagian besar bekerja sebagai ibu rumah tangga, yaitu sebanyak 16 responden (53,3%). Rata-rata skala nyeri sebelum diberikan relaksasi Benson adalah 7,07, sedangkan setelah diberikan intervensi menurun menjadi 4,07. Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai p 0,001, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara skala nyeri sebelum dan sesudah diberikan relaksasi Benson.Kesimpulan: Terdapat penurunan skala nyeri yang signifikan setelah pemberian relaksasi Benson pada pasien kista ovarium di RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur. Relaksasi Benson dapat dipertimbangkan sebagai salah satu terapi nonfarmakologis pendamping dalam membantu mengurangi nyeri pada pasien kista ovarium.Saran: Tenaga kesehatan, khususnya perawat dan bidan, diharapkan dapat mempertimbangkan penerapan relaksasi Benson sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis pendamping dalam manajemen nyeri pada pasien kista ovarium. Pasien juga diharapkan dapat mempraktikkan teknik relaksasi Benson secara mandiri setelah mendapatkan edukasi dan demonstrasi dari tenaga kesehatan. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan menggunakan jumlah sampel yang lebih besar, kelompok kontrol, serta waktu dan frekuensi intervensi yang lebih terstruktur agar efektivitas relaksasi Benson terhadap nyeri dapat diketahui dengan lebih kuat. Kata Kunci: Relaksasi Benson, Nyeri, Kista Ovarium, Terapi Nonfarmakologis ABSTRACTBackground: Ovarian cysts are one of the gynecological conditions that may cause pain with varying levels of intensity. Pain experienced by patients can affect physical and psychological well-being, daily activities, and quality of life. Pain management is not limited to pharmacological treatment but can also be combined with non-pharmacological interventions. One relaxation technique that can be used is Benson relaxation. This technique combines controlled breathing with focused attention and may help reduce tension and the perception of pain.Objective: To determine the effect of Benson relaxation on reducing pain intensity among patients with ovarian cysts at Dr. Saiful Anwar Regional General Hospital, East Java Province.Methods: This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. A total of 30 respondents were selected using purposive sampling. The research instrument was the Numeric Rating Scale (NRS), ranging from 0 to 10. Benson relaxation was administered for 15 minutes. Pain intensity was measured before and after the intervention. Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Paired Sample t-Test using SPSS.Results: Most respondents were aged 21–34 years, totaling 20 respondents (66.7%), and the majority were housewives, totaling 16 respondents (53.3%). The mean pain score before Benson relaxation was 7.07, while the mean pain score after the intervention decreased to 4.07. The results of the paired-samples t-test showed p 0.001, indicating a statistically significant difference in pain intensity before and after the Benson relaxation intervention.Conclusion: Pain intensity decreased significantly after Benson relaxation among patients with ovarian cysts at Dr. Saiful Anwar Regional General Hospital, East Java Province. Benson relaxation may be considered as a complementary non-pharmacological intervention to support pain management in patients with ovarian cysts.Suggestion: Healthcare professionals, particularly nurses and midwives, are encouraged to consider Benson relaxation as a complementary non-pharmacological intervention in pain management for patients with ovarian cysts. Patients may also be encouraged to practice Benson relaxation independently after receiving appropriate education and demonstration from healthcare professionals. Future researchers are recommended to use a larger sample size, a control group, and a more structured intervention schedule to provide stronger evidence regarding the effectiveness of Benson relaxation in reducing pain intensity. Keywords: Benson Relaxation, Pain, Ovarian Cyst, Non-pharmacological Therapy
Copyrights © 2026