Sistem absensi manual yang diterapkan di SDIT Nurfatihah menimbulkan berbagai permasalahan: proses pencatatan membutuhkan waktu sekitar 15 menit per kelas sehingga mengurangi 10–15% waktu efektif belajar, akurasi pencatatan hanya berkisar 85–90%, serta rekapitulasi data yang tidak efisien dan memerlukan waktu beberapa hari. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem absensi siswa berbasis web yang terintegrasi teknologi RFID (Radio Frequency Identification) menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang diterapkan melalui empat tahap: identifikasi kebutuhan proyek, pembuatan prototipe, pengembangan dan umpan balik, serta implementasi dan finalisasi. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel berbasis PHP dengan basis data MySQL dan RFID reader EM4100. Pengujian meliputi Black Box Testing, White Box Testing, dan User Acceptance Testing (UAT) terhadap 13 responden. Hasil UAT menunjukkan aspek Functionality 96,9%, Usability 96,6%, Reliability 96,6%, dan User Satisfaction 98,2%, dengan rata-rata keseluruhan 97,2%. Seluruh responden menyatakan sistem ini lebih unggul dibandingkan metode manual dan layak diterapkan di lingkungan sekolah dasar.
Copyrights © 2026