Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Vol 6 No 2: Agustus (2026)

Representasi Identitas Melalui Estetika dan Atmosfer dalam Series Peaky Blinders Season 1 (Analisa Semiotika Roland Barthes)

Marfieno Ezra Saputra (Universitas Esa Unggul)
Muh. Ruslan Ramli (Universitas Esa Unggul)



Article Info

Publish Date
27 Aug 2026

Abstract

Penelitian ini menganalisis konstruksi estetika dan atmosfer sinematik dalam membentuk identitas visual serial televisi Peaky Blinders Season 1. Melalui pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis, penelitian ini menggunakan analisis Teori Representasi Stuart Hall serta didukung oleh teori Imajiner Musik dan Film Roland Barthes (denotasi, konotasi, dan mitos) dan prinsip sinematografi Blain Brown. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pencahayaan kontras dan skema warna dingin merepresentasikan trauma pasca-Perang Dunia I serta kemuraman kelas pekerja Birmingham. Sementara itu, kontras busana rapi di lingkungan kumuh mengartikulasikan kedisiplinan dan otoritas. Maka estetika dan atmosfer di series ini memproduksi identitas “kekuatan dan otoritas geng kriminal yang dihormati namun terpapar secara karismatik dan heroik” yang menaturalisasi kejahatan dan kekerasan geng Shelby menjadi bentuk perlawanan kelas yang terhormat, karismatik, dan elegan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ajsh

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, ...