Kajian ini berfokus pada evaluasi dan perbaikan tata kelola bahan baku banner di CV Azhar Risalah. Dengan bersandar pada pendekatan kuantitatif deskriptif, riset ini mengolah riwayat pengadaan, tingkat kebutuhan, serta beban simpan dan pesan selama interval Mei hingga Oktober 2025. Penilaian awal memperlihatkan adanya inefisiensi pada mekanisme persediaan lama akibat tingginya intensitas pembelian tanpa standar stok cadangan maupun batas pemesanan ulang. Substitusi kebijakan melalui model Economic Order Quantity (EOQ) terbukti sukses melahirkan takaran pembelian yang jauh lebih presisi. Intervensi model ini tidak hanya mereduksi jadwal order berulang, tetapi juga memangkas beban inventaris secara masif dengan rentang efisiensi mencapai 38%, 40%, hingga 66%. Nilai tambah riset ini bertumpu pada uji coba skema persediaan terpadu di lingkup bisnis cetak digital bersistem pesanan khusus, yang sarat dengan dinamika order, material bervolume raksasa, serta keterbatasan daya tampung gudang.
Copyrights © 2026