Penelitian ini mengkaji pengaruh biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja terhadap harga pokok produksi pada Toko Oleh-Oleh Melati di Kota Prabumulih. Pendekatan kuantitatif dipilih dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari catatan biaya produksi perusahaan selama periode 2022–2024. Seluruh data dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa biaya bahan baku berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga pokok produksi, yang ditunjukkan oleh nilai t sebesar 17,222, lebih besar daripada t tabel sebesar 2,048, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Biaya tenaga kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga pokok produksi, dengan nilai t sebesar 7,218 dan nilai signifikansi sebesar 0,000. Secara simultan, biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap harga pokok produksi, dengan nilai F sebesar 169,516. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan biaya produksi secara cermat menjadi unsur penting dalam meningkatkan efisiensi produksi sekaligus mendukung ketepatan dalam penetapan harga.
Copyrights © 2026