Kajian dalam riset ini membahas tentang Gerakan Islam di Maluku dalam perspektif kelampauan, kekinian dan keakanan. Tujuannya adalah memotret bagaimana pergerakan Islam dari perspektif historis, sejak sejarah masuknya agama ini di Maluku, bagaimana awal perkembangannya serta pada aspek mana Islam berkembang. Selain itu, kajian ini juga akan menjelaskan dinamika gerakan Islam pada awal abad ke-20 di Maluku dan selanjutnya mengeksplor perkembangan kontemporer gerakan Islam pasca konflik Maluku (1999-2003) serta memproyeksikan kecenderungan gerakan Islam di Maluku perspektif masa depan. Riset ini termasuk penelitian kualitatif dengan pendekatan sosiolo-historis. Adapun metode pengumpulan data dilakukan dengan Observasi, in dept interview, serta studi naskah terhadap berbagai dokumen dan referensi yang memiliki keterkaitan dengan tema penelitin.Riset ini menemukan bahwa dinamika gerakan Islam telah berkembang sejak abad ke-15, setelah masuknya Islam melalui jalur perdagangan. Di sini, pendidikan memegang peranan penting dalam pertumbuhan Islam. Sampai dengan abad ke-20 gerakan Islam berkembang melalui jalur pendidikan, sejak munculnya organisasi Islam seperti Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU), PERSIS (Persatuan Islam) sampai dengan munculnya organisasi Islam lokal, seperti Mahasinul Akhlak, Al-Hilaal, dan lainnya. Pasca konflik, dinamika gerakan Islam memasuki babakan baru dengan munculnya berbagai organisasi Islam transnasional seperti, Jamaah Tabligh, Ahmadiyah, LDII, dan kelompok Salafi. Dari kelima organisasi Islam transnasional ini, Gerakan Salafi menjadi perhatian lebih dalam kajian ini. Untuk membangun perspektif gerakan Islam di Maluku masa depan, penulis menggagas sebuah model gerakan Islam kultural, yakni Islam mazhab Ambon.
Copyrights © 2026