Penelitian ini mengkaji penerapan WhatsApp Business sebagai instrumen social media marketing dan dampaknya terhadap loyalitas pelanggan pada UMKM kuliner Carangmas di Desa Puhsarang, Kabupaten Kediri. Pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi transendental diterapkan, melibatkan lima informan yang terdiri atas pemilik usaha, tiga staf produksi, dan satu konsumen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan prosedur yang mencakup epoché, reduksi fenomenologis, imaginative variation, dan sintesis makna. Keabsahan data diverifikasi melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Carangmas secara aktif memanfaatkan fitur WhatsApp Business meliputi katalog produk, pesan otomatis, balasan cepat, siaran (broadcast), dan story sebagai media promosi yang konsisten. Fitur-fitur tersebut meningkatkan efisiensi komunikasi, memperluas jangkauan pasar, serta membangun hubungan yang lebih personal dan responsif antara pemilik usaha dan pelanggan. Dampak yang dihasilkan mencakup peningkatan volume pesanan, pertumbuhan repeat order, dan terbentuknya loyalitas pelanggan yang ditandai kepercayaan, kepuasan, dan kesediaan merekomendasikan produk.
Copyrights © 2026