Permintaan biji kopi dunia terus menunjukkan tren peningkatan seiring dengan merebaknya gaya hidup minum kopi di masyarakat.Sayangnya, produksi dan supply kakao mengalami ketidaksesuaian dalam beberapa tahun terakhir. Kabupaten Kulon Progo adalah salah satu daerah penghasil kakao di Indonesia yang potensinya masih belum dioptimalkan. Studi ini bertujuan untuk menggali seperti apa potensi dan kendala yang dihadapi para petani kakao di Kabupaten Kulon Progo sebagai landasan pengembangan di masa mendatang. Studi dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan Focus Group Discussion (FGD) bersama 4 kelompok tani kakao di Kapanewon Kalibawang dan Kapanewon Girimulyo. Hasil studi menunjukkan besarnya potensi kakao di Kabupaten Kulon Progo tergambar dari banyaknya jumlah pohon, lahan yang luas, hingga praktik ekstensifikasi yang rutin dilakukan oleh para petani. Hanya saja, terdapat beberapa tantangan seperti rendahnya regenerasi petani, usia pohon yang mulai menua, serta upaya pemasaran yang masih konvensional. Untuk itu, potensi tersebut perlu diikuti dengan pendampingan intensif untuk pengembangan lebih lanjut serta menjaga sustainability usaha tani kakao di Kulon Progo.
Copyrights © 2026