Tradisi pernikahan masyarakat Melayu Sambas merupakan salah satu bentukkearifan lokal yang memiliki hubungan erat dengan nilai keagamaan dan kehidupansosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai PendidikanAgama Islam yang terdapat dalam tradisi pernikahan serta mendeskripsikan prosesinternalisasi nilai tersebut melalui kehidupan keluarga dan masyarakat. Penelitianmenggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi,wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis dilakukan melalui reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tradisipernikahan mengandung nilai akidah, akhlak, tanggung jawab, musyawarah,ta'awun, ukhuwah, penghormatan kepada orang tua, kejujuran, kesopanan, dansolidaritas sosial. Nilai-nilai tersebut diinternalisasikan melalui keteladanan, nasihat,pembiasaan, keterlibatan langsung generasi muda, dan interaksi sosial. Tradisipernikahan dapat berfungsi sebagai media pendidikan nonformal untuk memperkuatkarakter Islami. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan Pendidikan AgamaIslam berbasis kearifan lokal dengan menunjukkan bahwa praktik budaya dapatmenjadi sumber belajar kontekstual selama nilai yang diwariskan diselaraskansecara kritis dengan ajaran Islam.
Copyrights © 2026