Rendahnya minat baca di Indonesia, khususnya di Aceh yang berada di peringkat ke-17 nasional, menjadi latar belakang urgensi penyediaan fasilitas literasi bagi anak-anak. Penelitian ini bertujuan merancang perpustakaan anak di Kabupaten Aceh Besar dengan pendekatan arsitektur perilaku untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan emosional, sosial, dan kognitif anak. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan, studi preseden, dan analisis kebutuhan ruang berdasarkan kategori usia anak 0-11 tahun. Hasil rancangan mengusung konsep playful dengan gubahan massa yang terinspirasi dari bentuk puzzle untuk menstimulasi kreativitas dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi anak-anak. Kata Kunci: Perpustakaan Anak, Arsitektur Perilaku, Literasi, Aceh Besar, Desain Playful.
Copyrights © 2026