Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pajak daerah yang telah dikelola oleh Pemerintah Kota Parepare, besarnya potensi riil penerimaan dari setiap jenis pajak daerah, serta kesenjangan (gap) antara realisasi penerimaan dan potensi optimal yang dapat dicapai. Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor penghambat optimalisasi pajak daerah serta merumuskan strategi yang tepat dan aplikatif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Parepare. Penelitian ini menggunakan metode mix deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan analisa SWOT, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pajak Hotel, Pajak Restoran, dan Pajak Parkir merupakan jenis pajak daerah yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Parepare. Namun, masih terdapat kesenjangan antara realisasi penerimaan dan potensi optimal pajak yang disebabkan oleh faktor administratif, seperti belum optimalnya pendataan wajib pajak, keterbatasan pengawasan, dan pemanfaatan teknologi yang belum maksimal, serta faktor perilaku wajib pajak berupa rendahnya kepatuhan pelaporan omzet dan kurangnya pemahaman perpajakan. Adapun faktor penghambat optimalisasi pajak daerah meliputi rendahnya kepatuhan dan kesadaran wajib pajak, pelaporan omzet yang tidak sesuai kondisi riil, serta minimnya pemahaman pelaku UMKM terhadap perpajakan daerah. Untuk mengoptimalkan potensi pajak daerah dan meningkatkan PAD, Pemerintah Kota Parepare perlu melakukan pendataan ulang wajib pajak, memperbaiki manajemen pengelolaan pajak daerah, serta memperluas basis pajak (tax base) daerah.
Copyrights © 2026