Latar belakang penelitian ini didasari oleh kemajuan dalam teknologi digital yang mendorong transformasi dalam lanskap pembayaran dari transaksi berbasis tunai menuju alternatif nontunai, salah satunya diwujudkan melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak persepsi kemudahan dan kepercayaan terhadap keputusan penggunaan QRIS sebagai solusi pembayaran digital di kalangan Generasi Z di Jakarta Barat. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling, yang melibatkan 100 responden Generasi Z berdomisili di Jakarta Barat yang pernah menggunakan QRIS setidaknya satu kali. Hasil uji t parsial menunjukkan bahwa persepsi kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan (t-hitung 5,814 > t-tabel 1,984; sig. 0,000), demikian pula dengan faktor kepercayaan (t-hitung 5,608 > t-tabel 1,984; sig. 0,000). Uji F secara simultan memperkuat temuan bahwa kedua aspek tersebut secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan (F-hitung 77,734 > F-tabel 3,09; sig. 0,000), serta berkontribusi sebesar 0,608 atau 60,8% terhadap proses pengambilan keputusan terkait penggunaan QRIS.
Copyrights © 2026