Kebutuhan akan informasi cuaca maritim yang akurat dan tepat waktu sangat esensial bagi keselamatan dan efisiensi operasional di sektor kelautan. Kualitas layanan informasi yang disampaikan, terutama melalui media digital seperti website sangat menentukan efektivitas penyampaian informasi dan tingkat kepuasan pengguna. Stasiun Meteorologi Maritim (Stamar) Semarang menyediakan layanan informasi cuaca maritim melalui website maritimsemarang.com. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan website tersebut berdasarkan persepsi pengguna menggunakan metode WebQual 4.0 yang berfokus pada tiga dimensi utama: kualitas penggunaan (Usability Quality), kualitas informasi (Information Quality), dan kualitas interaksi layanan (Service Interaction Quality). Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terhadap 108 pengguna website yang terdiri dari instansi pemerintah, nelayan, pihak swasta dan masyarakat umum. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif dan uji hipotesis berbasis SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengukuran sangat andal dan valid, dengan semua konstruk dan item kuesioner menunjukkan validitas konvergen (nilai AVE > 0,50 dan faktor pemuatan > 0,70) dan diskriminan yang kuat, serta reliabilitas (nilai Alpha Cronbach dan Reliabilitas Komposit > 0,70). Mayoritas hubungan yang dihipotesiskan secara statistik signifikan. Hasil ini mengindikasikan bahwa website tersebut telah memenuhi ekspektasi pengguna secara umum, namun masih perlu adanya peningkatan pada aspek kualitas interaksi layanan, sehingga dapat memberikan implikasi praktis bagi Stamar Semarang sebagai dasar penyusunan strategi peningkatan kualitas layanan website guna meningkatkan kepuasan pengguna serta efektifitas penyampaian informasi cuaca maritim.
Copyrights © 2026