Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Modal Usaha, Literasi Keuangan, dan Literasi Digital terhadap Keberlanjutan Bisnis usaha mikro di Desa Tarokan, yang merepresentasikan wilayah pedesaan dengan karakteristik berbeda dari wilayah perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausalitas dengan populasi 102 usaha mikro dan dengan 46 sampel usaha mikro aktif yang memenuhi kriteria. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dan dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Modal Usaha berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Keberlanjutan Bisnis, sedangkan Literasi Keuangan dan Literasi Digital berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Keberlanjutan Bisnis.
Copyrights © 2026