Magnesium merupakan logam ringan yang banyak digunakan pada industri material maju dan energi. Salah satu metode untuk memperkecil ukuran partikelnya adalah ball milling, yang dipengaruhi oleh jumlah dan diameter bola penumbuk. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kedua parameter tersebut terhadap ukuran partikel magnesium menggunakan metode eksperimen dengan variasi jumlah dan diameter bola, sementara waktu milling dan kecepatan putar dijaga konstan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan jumlah bola penumbuk dan penggunaan diameter bola yang lebih besar menghasilkan ukuran partikel magnesium yang lebih kecil akibat meningkatnya energi dan frekuensi tumbukan. Kombinasi parameter tertentu memberikan hasil yang paling optimal. Dengan demikian, jumlah dan diameter bola penumbuk berpengaruh signifikan terhadap efektivitas proses ball milling dalam menghasilkan partikel magnesium yang lebih halus.
Copyrights © 2026