Limbah kulit kopi di Desa Binangun, Kabupaten Banjarnegara, belum dimanfaatkan secara optimal dan berpotensi menjadi permasalahan dalam pengelolaan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan alternatif pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai bahan tambahan dalam pembuatan sabun cuci piring serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis masyarakat. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, demonstrasi, praktik, dan evaluasi yang melibatkan masyarakat setempat, kader, serta anggota PKK Desa Binangun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan mengenai potensi pemanfaatan limbah kulit kopi serta pengalaman praktis dalam pembuatan sabun cuci piring. Produk yang dihasilkan memiliki warna cokelat, tekstur cair yang agak kental, tampilan relatif homogen, aroma sedikit asam, serta menghasilkan busa yang relatif rendah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa limbah kulit kopi berpotensi untuk diperkenalkan sebagai bahan dalam produk rumah tangga berbasis sumber daya lokal, meskipun diperlukan optimalisasi formulasi dan pengujian laboratorium lebih lanjut untuk menilai kualitas, keamanan, dan kinerja produk. Kegiatan ini juga menjadi dasar awal dalam mengembangkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah pertanian menjadi produk yang memiliki nilai tambah.
Copyrights © 2026