Kota Sanggau juga sering dijadikan tempat beristirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan. Pada jalan utama Kota Sanggau itu, terjadi konflik antara kendaraan yang berbeda kepentingan, asal, dan tujuan sehingga tak jarang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menemukan lokasi daerah rawan kecelakaan lalu lintas di Kota Sanggau, untuk mengetahui dan menemukan titik rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas di Kota Sanggau, dan untuk mengetahui kondisi perlengkapan jalan secara langsung kemudian memberikan rekomendasi upaya penanganan pada titik rawan terjadinya kecelakaan yang telah di temukan. Metode yang digunakan untuk menentukan daerah rawan kecelakaan yaitu z-score dan metode yang digunakan untuk menentukan titik rawan kecelakaan yaitu cusum. Berdasarkan hasil dari perhitungan metode z-score, diperolehlah ruas-ruas jalan yang termasuk kedalam daerah rawan kecelakaan dan tidak rawan kecelakaan. Berdasarkan ruas-ruas jalan yang termasuk kedalam daerah rawan kecelakaan, dapat dilanjutkan metode cusum untuk menentukan titik rawan terjadinya kecelakaan. Daerah rawan kecelakaan lalu lintas (blacksite) berdasarkan metode z-score pada ruas-ruas jalan di Kota Sanggau yaitu ruas jalan Jenderal Sudirman dengan nilai z-score selama 5 tahun adalah 2,75 tingkat kecelakaan kelas I (rawan kecelakaan sangat tinggi dan ruas jalan Ahmad Yani dengan nilai z-score selama 5 tahun adalah 0,12 tingkat kecelakaan (rawan kecelakaan tinggi).
Copyrights © 2026