Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2b (2026)

Pengaruh Inovasi Media Edukasi Berbasis Mobile Learning Terhadap Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Pada Tenaga Pengajar Di TK ABA Kecamatan Piyungan

Dinna Azzahra (Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta)
Endah Tri Wulandari (Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta)
Heri Puspito (Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
03 Sep 2026

Abstract

Latar Belakang: Kecamatan Piyungan merupakan wilayah rawan gempa bumi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Fenomena rendahnya kesiapsiagaan guru TK terhadap bencana telah dibuktikan oleh beberapa penelitian, di antaranya Solfiah et al. (2019) yang menemukan bahwa tingkat kesiapsiagaan guru TK hanya mencapai 30,26% dengan kategori kurang. Hal ini diperkuat oleh Lee et al. (2023) yang melaporkan skor kesiapsiagaan guru PAUD berada pada kategori sedang dengan rata-rata 61,0 dari 100, serta Kawasaki et al. (2022) yang menyatakan bahwa 62,3% sekolah belum siap dijadikan tempat evakuasi saat bencana. Tujuan: Mengetahui pengaruh inovasi media edukasi berbasis Mobile learning terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada tenaga pengajar di TK ABA Kecamatan Piyungan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 35 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner kesiapsiagaan bencana gempa bumi dengan 30 butir pernyataan berskala Likert. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden berada pada kategori Hampir Siap dan tidak ada yang mencapai kategori Siap maupun Sangat Siap. Setelah intervensi, mayoritas responden meningkat ke kategori Sangat Siap (57,1%), dengan kategori paling sedikit adalah Hampir Siap (11,4%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -5,596 dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan media edukasi berbasis Mobile learning terhadap kesiapsiagaan bencana gempa bumi pada tenaga pengajar di TK ABA Kecamatan Piyungan. Saran: Tenaga pengajar diharapkan memanfaatkan Mobile learning secara berkelanjutan, lembaga pendidikan dan pemerintah daerah disarankan mengintegrasikannya dalam program pelatihan formal, serta peneliti selanjutnya disarankan menggunakan desain dengan kelompok kontrol. Kata Kunci: Gempa Bumi, Kesiapsiagaan Bencana, Mobile learning, Tenaga Pengajar TK Daftar Pustaka: 69 pustaka (2018–2026)

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...