Depresi pada lansia menjadi masalah kesehatan mental yang memerlukan perhatian karenarendahnya cakupan skrining kesehatan jiwa, sementara keluarga memiliki peran dalammendukung kesehatan mental lansia sehingga memerlukan pemberdayaan keluarga untukmenurunkan tingkat depresi pada lansia. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitaspemberdayaan keluarga terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia. Desain penelitian inimenggunakan one group pretest-posttest. Populasi adalah seluruh lansia yang tinggal bersamakeluarga di desa pentadio timur sejumlah 194 orang. Sampel berjumlah 19 dipilih melalui metodepurposive sampling. Analisa data menggunakan uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitianmenunjukkan sebelum pemberdayaan keluarga terdapat 12 orang (63,2%) depresi sedang dan 7(36,8%) depresi ringan. Setelah intervensi terdapat 5 (26,3%) kategori normal, 10 (52,6%) depresiringan, dan 4 (21,1%) depresi sedang, dengan nilai p-value (0,000 < 0,05). Kesimpulannyapemberdayaan keluarga efektif terhadap penurunan tingkat depresi pada lansia. Disarankan agartenaga kesehatan mengembangkan program pemberdayaan keluarga sebagai bagian dari pelayanankesehatan lansia di masyarakat.
Copyrights © 2026