tingginya penggunaan smartphone pada generasi Z, khususnya mahasiswa, memicu munculnyaperilaku phubbing, yaitu kecenderungan mengabaikan lawan bicara saat berinteraksi secara tatap muka karenalebih memusatkan perhatian pada smartphone .. Perilaku ini berdampak negatif terhadap kualitas komunikasiinterpersonal, menurunkan rasa dihargai dalam hubungan sosial, serta berpotensi menyebabkan gangguan interaksidan keterasingan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran phubbing pada generasi Z diUniversitas Riau. Metode: penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif yang dilakukan secara online.Sampel penelitian berjumlah 395 responden yang diambil berdasarkan kriteria inklusi menggunakan metodeproportional random sampling. Kuesioner yang digunakan Generic Scale of Phubbing (GSP) untuk mengukurphubbing. Analisis data dilakukan secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil:berdasarkan karakteristik responden, mean usia responden yaitu 20,65 (21 tahun), mayoritas responden berjeniskelamin perempuan dengan jumlah 264 orang (66,8%), sementara laki-laki berjumlah 131 orang (33,2%). Durasipenggunaan smartphone oleh mayoritas responden adalah lebih dari 6 jam dengan jumlah 249 orang (63%).Terdapat 206 responden (52.2%) memiliki skor phubbing tinggi dan 189 responden (47.8%) memiliki skorphubbing rendah. Kesimpulan: Sebagian besar responden generasi Z (mahasiswa) di Universitas Riau berada dikategori phubbing tinggi. Diharapkan agar mahasiswa dapat meningkatkan kesadaran dan pengendalian diri dalampenggunaan smartphone .
Copyrights © 2026