Stimulasi dini sangat penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, namun tingkatpengetahuan ibu sering kali masih kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisispengaruh edukasi stimulasi sensori terhadap pengetahuan ibu tentang perkembangan bayi usia 6–12bulan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain Pre-Experimental menggunakanpendekatan One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yangmemiliki bayi berusia 6–12 bulan di TPMB Tiara Sari pada tahun 2026 yang berjumlah 40 responden,diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstrukturdengan analisis data menggunakan uji alternatif Wilcoxon Signed Rank Test karena data tidakberdistribusi normal. Hasil penelitian pada pre-test menunjukkan mayoritas responden memilikipengetahuan kategori cukup sebanyak 23 orang (57,5%). Setelah intervensi (post-test), mayoritasresponden mengalami peningkatan ke kategori baik yaitu sebanyak 33 orang (82,5%). Nilai rata-rata(mean) pengetahuan meningkat secara signifikan dari 1,43 menjadi 1,83 (selisih 0,40). Hasil ujiWilcoxon memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p-value < 0,05), sehingga dapatdisimpulkan bahwa edukasi stimulasi sensori berpengaruh nyata dalam meningkatkan pengetahuanibu. Tenaga kesehatan khususnya bidan disarankan untuk mengintegrasikan edukasi stimulasi sensorike dalam layanan posyandu atau kelas ibu balita secara berkala.
Copyrights © 2026