Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2 (2026)

Case Report: Kebutuhan Psikososial dan Kesiapan Pulang Pasien Dewasa Awal dengan Combustio 43% TBSA di Ruang GICU Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bandung

Hana Zahra (Universitas Padjadjaran)
Anastasia Anna (Universitas Padjadjaran)
Efri Widianti (Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2026

Abstract

Pendahuluan: Luka bakar luas merupakan trauma serius yang tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga menimbulkan permasalahan psikososial dengan prevalensi mencapai 28–75% pada penyintas. Selain itu, kesiapan pulang pasien luka bakar menjadi faktor krusial yang memengaruhi keberhasilan pemulihan jangka panjang di luar rumah sakit. Tujuan: Menggambarkan kondisi psikososial pada pasien dewasa muda dengan luka bakar luas dan kesiapan pasien untuk pulang. Metode: Laporan kasus ini menggunakan pendekatan deskriptif observasional. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, dan dokumentasi keperawatan selama 3 hari di GICU dan 5 hari di ruang rawat inap RSUD Kabupaten Bandung. Kerahasiaan identitas pasien dijaga dan informed consent telah diperoleh. Presentasi Kasus: Seorang laki-laki berusia 19 tahun, mengalami luka bakar derajat II seluas 43% TBSA akibat ledakan gas. Pasien tampak tidak menunjukkan gangguan citra tubuh, namun terdapat sejumlah tanda yang mengindikasikan kemungkinan fase denial pasca-trauma. Kondisi ini diduga dipengaruhi oleh norma maskulinitas dan tuntutan peran sebagai anak pertama yang mendorong pasien menyembunyikan kerentanan emosionalnya. Terkait kesiapan pulang, ditemukan kesenjangan pengetahuan yang tidak disadari, di mana pasien dan keluarga merasa informasinya sudah memadai namun belum memahami proses penyembuhan jangka panjang, perawatan area skin graft, pencegahan komplikasi, kebutuhan fisioterapi, perlindungan kulit pasca-luka bakar, serta kebutuhan psikososial pasien pasca-pemulangan. Kesimpulan: Kondisi psikososial pasien dewasa muda dengan luka bakar luas tidak selalu tampak dari luar dan dapat tersembunyi di balik mekanisme koping menghindar yang bersifat maladaptif. Identifikasi dini fase denial, pendekatan komunikasi yang sensitif terhadap konteks budaya dan gender, serta perencanaan edukasi komprehensif sebelum pemulangan merupakan komponen penting dalam asuhan keperawatan holistik pada pasien ini.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...